Hati-hati Runner’s Face! Wajah Terlihat Tua Akibat Keseringan Lari

Info Bola Terupdate – Bagi para pecinta lari, olahraga ini membawa banyak manfaat, mulai dari meningkatkan kebugaran, stamina, hingga kesehatan mental. Namun, di balik manfaatnya yang luar biasa, ada satu efek samping yang perlu diwaspadai para pelari, yaitu “Runner’s Face”. Istilah ini merujuk pada kondisi wajah yang terlihat lebih tua dan kusam pada pelari jarak jauh.



Liputan seputar berita

Apa itu Runner’s Face?

Runner’s Face bukan istilah medis resmi, melainkan sebuah fenomena yang diamati pada pelari jarak jauh.

Gejalanya Meliputi

Kulit wajah yang kendur dan keriput: Hal ini disebabkan oleh hilangnya lemak subkutan di wajah akibat paparan sinar matahari dan gesekan selama berlari.
Hilangnya elastisitas kulit: Paparan sinar matahari dan stres oksidatif akibat berlari dapat merusak kolagen dan elastin di kulit, sehingga wajah terlihat lebih tua.
Munculnya garis-garis halus dan kerutan: Garis-garis halus dan kerutan lebih mudah terlihat pada wajah yang kendur dan kehilangan elastisitas.
Warna kulit yang kusam: Paparan sinar matahari dan polusi udara dapat membuat kulit wajah terlihat lebih kusam dan tidak bercahaya.

Penyebab Runner’s Face


Paparan sinar matahari: Sinar matahari mengandung sinar ultraviolet (UV) yang dapat merusak kolagen dan elastin di kulit, sehingga menyebabkan kulit kendur dan keriput.
Stres oksidatif: Berlari menghasilkan radikal bebas yang dapat merusak sel-sel tubuh, termasuk sel-sel kulit.
Penurunan lemak subkutan: Wajah kehilangan lemak subkutan seiring bertambahnya usia. Hal ini dipercepat pada pelari jarak jauh karena mereka membakar lebih banyak kalori.
Dehidrasi: Dehidrasi dapat membuat kulit terlihat kering dan kusam.

Pencegahan Runner’s Face

Gunakan tabir surya: Gunakan tabir surya dengan SPF minimal 30 setiap kali berlari, dan aplikasikan kembali setiap dua jam sekali.
Minum air putih yang cukup: Minumlah air putih yang cukup untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi.
Konsumsi makanan kaya antioksidan: Konsumsi makanan kaya antioksidan seperti buah-buahan, sayur-sayuran, dan cokelat hitam untuk membantu melawan radikal bebas.
Gunakan pelembab: Gunakan pelembab wajah yang sesuai dengan jenis kulit Anda untuk menjaga kulit tetap terhidrasi dan kenyal.
Lindungi wajah dari angin: Gunakan topi atau masker wajah untuk melindungi wajah dari angin saat berlari.
Istirahat yang cukup: Istirahat yang cukup sangat penting untuk pemulihan tubuh dan menjaga kesehatan kulit.
Perlu diingat bahwa Runner’s Face bukanlah hal yang perlu dikhawatirkan.

Lari tetaplah olahraga yang bermanfaat bagi kesehatan.

Dengan menerapkan langkah-langkah pencegahan di atas, Anda dapat meminimalisir risiko Runner’s Face dan tetap menikmati manfaat lari untuk kesehatan.